Komputer dan Dunia Pendidikan

Collabtive

Collabtive - Web Based Management Project
Collabtive – Web Based Management Project

Sudah beberapa waktu saya memikirkan aplikasi manajemen program/kegiatan yang berbasis web untuk keperluan portal intranet. Pencarian dimulai dari extension CMS yang saya pakai untuk portal intranet, Joomla.
Akhirnya ketemu juga PROJECTFORK yang merupakan extensien berlisensi GPL untuk CMS Joomla.
Dari fitur yang tersedia, sepertinya sudah lebih dari cukup untuk keperluan pengelolaan kegiatan.
Fitur seperti pembedaan level akses, prioritas, dan kemudahan menambahkan user yang sama dengan user joomla sebenarnya sudah lebih dari kebutuhan.
Sebenarnya saya sudah merencanakan untuk sedikit melakukan pemolesan dan perubahan isi, theme dan form yang ada di ProjectFork. Hanya saja, karena waktunya sudah terlalu mepet, tampilan standarnya yang kurang menarik serta pemilihan warna teks standar yang tidak nyaman dimata membuat saya mengurungkan niat untuk menggunakannya di portal intranet. Selain itu, Pada halaman depannya, dashboardnya kurang informatif. Selain itu, prosentase penyelesaian kegiatan tidak bisa terseting secara otomatis, tapi harus diseting manual; serta belum adanya terjemahan dalam bahasa Indonesia (saya mencoba untuk menerjemahkan, ternyata banyak sekali konten yang harus diterjemahkan…mulai dari menu sampai dengan detail yang ada dalam tiap interface untuk form-nya)

Berikutnya, karena belum puas, googling dulu dan akhirnya ketemu website http://opensourcecms.com.
Bagai mendapat durian runtuh, saya mencoba semua CMS khusus untuk manajemen proyek yang tersedia fasilitas demo di situs tersebut.
Dari hasil coba-coba, akhirnya ketemu dengan COLLABTIVE yang tampilan awalnya cukup meyakinkan. Dashboardnya terlihat sangat menarik dan lebih informatif.

Setelah diinstall di localhost, mulailah dieksplore kemampuan aplikasi yang satu ini. Secara umum, aplikasi ini terasa lebih sederhana dan tidak terlalu kompleks dibandingkan dengan beberapa aplikasi yang saya coba di http://opensourcecms.com.
Karena cukup puas dan merasa bahwa cms ini cocok untuk keperluan saat ini, akhirnya saya lakukan penerjemahan konten dan menunya ke dalam bahasa Indonesia.
Hasilnya, cukuplah buat presentasi didepan atasan dan 60-an pegawai di lingkungan kerja saya.

Kepala Badan selanjutnya meminta agar aplikasi ini diujicobakan untuk keperluan monitoring rapat pimpinan bulanan. Langkah selanjutnya, saya diminta untuk memaparkan cara penggunaan kepada bagian organisasi dan tata laksana yang akan diberikan tugas untuk monitoring ini.
Dari pelaksanaan tutorial di bagian ortala, saya melihat beberapa hal yang perlu dilakukan perubahan secepatnya.
Antara lain, definisi beberapa kata yang ada dalam aplikasi seperti

  1. Project => Program
  2. Task List => Kegiatan
  3. Task => Sub Kegiatan

Disamping itu, form input user perlu dilakukan perubahan dengan menambahkan beberapa isian seperti nama lengkap, NIP, Pangkat/Golongan, serta jabatan. Ada juga beberapa field yang dihapus karena dirasa tidak relevan dan tidak diperlukan untuk keperluan administrasi aplikasi ini.

Advertisements

One thought on “Collabtive

  1. hi mas,
    artikel yg menarik, saya juga sudah coba collabtive dan selama beberapa bulan mengggunakannya untuk project saya.
    tapi rasanya fitur kurang lengkap, terutama untuk chat.
    di forum resminya ada kemungkinan akan diperbolehkannya third party untuk digabungkan sebagai addon. dan inilah yang saya tunggu2.
    kalau benar akan diadakannya fasilitas addon, saya yakin collabtive menjadi software utama di area project management.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s